Senin, 17 Desember 2018, WIB

Selasa, 12 Sep 2017, 14:34:33 WIB, 1156 View Anis Turmudhi, Kategori : Kelembagaan

Tren perguruan tinggi (PT) saat ini lebih berorientasi bisnis, yakni hanya menjaring mahasiswa dalam jumlah banyak, namun kurang memperhatikan pangsa kerja lulusannya. Belum lagi biaya kuliah yang relatif mahal, maka banyak anak dari keluarga tidak dan kurang mampu tidak bisa kuliah.

Demikian dikatakan oleh Ketua STIE AKA Semarang, Prof. Dr. Y. Sutomo, MM. Dia mengatakan saat melakukan kerjasama dengan Ikatan Sobat HR Nusantara, yang didalamnya beranggotakan para manajer HRD dari perusahaan-perusahaan. Kerjasama juga dilanjutkan dengan membuat Website bersama.

Prof. Sutomo mengatakan pihaknya melakukan terobosan dengan memfasilitasi bagi lulusan SMA, SMK dan MA, serta Paket C, yang berasal dari keluarga kurang mampu. Caranya dengan memberi pelatihan dalam Lembaga Pelatihan Kerja EKA MULYA secara gratis. Selanjutnya ditempatkan disejumlah perusahaan yang telah digandeng pihaknya.

"Nah, setelah mereka mereka kerja, maka mereka bisa kuliah program studi S-1 Manajemen atau S-1 Akuntansi di STIE AKA Semarang. Mereka mengambil kelas Akhir Pekan, saat libur. Perusahaan lebih suka pola seperti itu, bekerja sambil kuliah. Saat lulus mereka akan mendapatkan posisi dan jenjang karier yang bagus. Intinya, siapa yang ingin belajar tetapi tidak punya uang, bisa tetap kuliah", jelasnya.

Hal senada dikatakan oleh Ketua Ikatan Sobat HR Nusantara, Drs. Budiharjo. Diharapkan dengan kerjsama antara perusahaan dengan perguruan tinggi akan dapat membantu pendidikan dan juga meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dalam acara Penandatanganan MoU ini, juga diserahkan para juara lomba LKS Pemasaran tingkat SMK Se-Kota Semarang. Juara I mendapatkan piala dan beasiswa 100% kuliah di STIE AKA dengan nominal Rp.17.800.000,-. Juara 2 piala dan beasiswa 75% senialai Rp 13.300.000,-. Juara 3 piala dan beasiswa 50% senialai Rp.8.900.000,-. Serta Juara harapan 1, 2 dan 3 mendapat beasiswa 25% senialai Rp.4.450.000,-





Tuliskan Komentar