Selasa, 23 Oktober 2018, WIB

Selasa, 29 Agu 2017, 15:06:10 WIB, 402 View , Kategori : Kerjasama

STIE AKA Semarang berusaha ikut aktif menjalankan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10/2010 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan.

Sebagai implementasi, perguruan tinggi ekonomi itu melakukan kerja sama dengan Desa Bandungrejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Kerja sama ini meliputi pemberdayaan masyarakat untuk memperbaiki stabilitas sosial, membuka lapangan kerja, memperbaiki tata pemerintahan, dan menciptakan aset untuk kelompok miskin.

Ketua STIE AKA Prof Y Sutomo menyatakan, lembaganya akan membantu Pemdes Bandungrejo melakukan penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat. Salah satu program pengentasan kemiskinan di Bandungrejo berupa pembuatan nugget dari bahan jagung. Pemilihan jagung karena warga Bandungrejo banyak yang menanam buah tersebut.

Kepala Desa Muhammad Adib menyatakan, kebanyakan penduduk Bandungrejo bekerja sebagai petani jagung. Ketika panen, harga jual komoditas ini seringkali anjlok. ”Pelatihan dari STIE AKA ini menjadi solusi. Kami diajak mengelolah jagung menjadi bahan nugget. Ini akan memberdayakan ekonomi masyarakat,” kata Adib.

Prof Sutomo mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat secara mandiri. ”Kami juga berharap program ini bisa meningkatkan partisipasi dan kesempatan kerja masyarakat kelompok perempuan. Meningkatkan sinergi masyarakat, pemerintah daerah, swasta, asosiasi, dan perguruan tinggi,” ujar Prof Sutomo.

Pemberdayaan masyarakat di Bandungrejo ini akan didampingi oleh tim STIE AKAsecara berkelanjutan, sampai masyarakat benar-benar dapat menjalankan usaha tersebut. ”Kami akan terus hadir di Bandungrejo sampai masyarakat benar-benar mampu memproduksi bahan nugget dari jagung,” kata Prof Sutomo.





Tuliskan Komentar