Senin, 17 Desember 2018, WIB

Selasa, 29 Agu 2017, 16:20:42 WIB, 959 View , Kategori : Kelembagaan

Untuk meningkatkan kualitas lulusan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AKA Semarang bakal memagangkerjakan mahasiswa mulai semester lima. Magang kerja akan berlangsung sampai mahasiswa lulus kuliah atau semester delapan.

Dengan demikian, setiap mahasiswa akan magang kerja selama minimal empat semester. Mereka akan ditempatkan di perusahaan-perusahaan terkemuka yang menjadi mitra. Selama magang, mahasiswa akan ‘’bekerja’’ pada siang hari, dan sorenya kuliah. Dari situ, diharapkan para mahasiswa memiliki pengalaman yang lebih dari cukup, sehingga tidak kaget saat lulus dan memasuki dunia kerja.

‘’Kami akan memulai program magang mulai semester lima itu pada tahun ajaran ini (2016/2017). Kami berharap, lulusan memiliki kompetensi lebih karena punya pengalaman magang kerja yang panjang,’’kata Ketua STIE AKA, Prof Dr Y Sutomo, ketika mewisuda 90 lulusan STIE AKA dan Akademi Kebidanan Soko Tunggal di Hotel Pesonna.

Ini merupakan wisuda ke 5 Program S-1 STIE dan wisuda ke-7 Akademi Kebidanan Soko Tunggal. Dua perguruan tinggi tersebut bernaung dalam satu yayasan. Mereka terdiri atas 68 lulusan S-1 Akuntansi dan Manajemen, serta 22 lulusan Akbid Soko Tunggal

Jurnal Ilmiah

Sutomo juga menegaskan, pihaknya mewajibkan semua dosen mengadakan penelitian baik secara mandiri maupun berkelompok dan menulis di jurnal ilmiah; Untuk memperkuat kualitas dosen, STIE AKAN mulai tahun 2017 mengirim paling sedikit tiga staf pengajar untuk studi lanjut S-3.

Dia mengatakan, pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) seperti sekarang, persaingan semakin meningkat. Untuk memenangi persaingan, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki wawasan keilmuan luas, keterampilan memadai, kemampuan andal dan sikap mental terpuji, disiplinan serta punya etos kerja kuat. Ini akan menjadi prioritas utama STIE AKA dan Akbid Soko Tunggal.

STIE AKA telah melaksanakan banyak kerja sama, antara lain dengan PHRD Jateng dalam bidang penempatan kerja dan penyusunan kurikulum, STIE YKPN Yogyakarta dan STIE AUB Surakarta dalam pengelolaan perguruan tinggi dan penyusunan kurikulum, Kelurahan Bandungrejo Kabupaten Demak di bidang pengelolan administrasi desa dan peningkatan kemampuan kewirausahaan, serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nurul Insan.

Sekolah tersebut juga menjalin kerja sama dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan Universiti Kuala Lumpur (UKL) di bidang riset, perputakaan, penulisan jurnal internasional dan studi S-3. Sutomo berharap, kerja samakerja sama tersebut akan kian meningkatkan kualitas perguruan tinggi yang dipimpinnya.





Tuliskan Komentar