Jumat, 15 November 2019, WIB

Jumat, 15 Feb 2019, 09:45:29 WIB, 311 View Anis Turmudhi, Kategori : Kerjasama

Untuk meningkatkan kualitas antar perguruan tinggi (PT) tidak perlu bersaing, namun bersanding untuk saling sharing dan membantu. “Dengan bersatu, justru akan saling menguatkan dan mengisi apa yang tidak dipunya dan kelebihan dari masing-masing PT. Saya menyambut baik dengan bersatunya lima PT yang bergabung dalam Pandawa Lima,” jelas Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah VI Jawa Tengah, Prof Dr DYP Sugiharto, M.Pd, Kons, mewakili Menristekdikti, saat menghadiri kuliah umum bertema “Tantangan Ideologi Bangsa di Era Revolusi Industri 4,0” kerjasama lima Perguruan Tinggi Swasta (PTS), di aula Stekom, Jalan Siliwangi Semarang.

            Adapun lima PTS yang tergabung dalam Pandawa Lima tersebut adalah, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AKA Semarang, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia (STIEPARI) Semarang, Akademi Kebidanan (Akbid) Pantiwilasa Semarang, Sekolah Tinggi Elektronika dan Komputer (STEKOM) Semarang, dan AMIK Harapan Bangsa Surakarta.

            Dalam kuliah umum itu dihadiri lebih 300 dosen dan mahasiswa dari lima PTS tersebut. Hadir juga Ketua STIE AKA Prof. Dr. Y. Sutomo, MM, Ketua STIEPARI Dr. Samtono. M.Si, Ketua STEKOM Dr. Dr. Agus Wibowo, M.Kom, M.Si, MM, Direktur Akbid Pantiwilasa dan Direktur AMIK Harapan Bangsa Surakarta.

            Sugiharto mengatakan, tantangan bagi PTS dalam revolusi industri 4.0 cukup berat. Pasalnya harus bisa mengikuti perkembangan teknologi, khususnya digitalisasi dan otomatisasi. Termasuk menyiapkan perkuliahan dengan memanfaatkan IT, di antaranya program kuliah daring atau sistem e-learning atau online learning.

            Sementara itu, Prof. Y. Sutomo mengatakan, bergabungnya lima PTS dalam Pandawa Lima ini diharapkan bisa memperkuat layanan pendidikan bagi mahasiswa.



Kamis, 12 Sep 2019 KEGIATAN MAHASISWA BARU


Tuliskan Komentar